Sendang Banyu Urip

 

Alamat
Ds Jatimulyo Kel.Jatimulyo DLINGO BANTUL

-7.901867,110.493412

 

Sumber setempat juga menceritakan bahwa di masa lampau Sunan Kalijaga mengembara untuk menyiarkan ajaran agama Islam. Dalam pengembaraan itu Sunan Kalijaga bertemu dengan Ki Cakrajaya. Pertemuan keduanya membuat Ki Cakrajaya kemudian tertarik untuk berguru kepada Sunan Kalijaga. Sebagai ujian Ki Cakrajaya kemudian diminta untuk menunggui tongkat Sunan Kalijaga sambil bertapa. Ki Cakrajaya dilarang meninggalkan tempat dan mengakhiri bertapanya sebelum Sunan Kalijaga kembali. Ki Cakrajaya menyanggupinya. Sunan Kalijaga pun melanjutkan pengembaraan. Pengembaraan yang dilakukan Sunan Kalijaga begitu lama sehingga rumput di sekitar tempat Ki Cakrajaya bertapa pun bertumbuhan dan membelukar. Tubuh Ki Cakrajaya kemudian seperti hilang ditelan kerimbunan pepohonan dan rerumputan yang tumbuh meliar. Selang beberapa waktu kemudian Sunan Kalijaga ingat akan muridnya yang bernama Ki Cakrajaya. Ia bermaksud mendatanginya. Begitu dicari, Ki Cakrajaya sudah tidak tampak lagi. Sunan Kalijaga pun bingung karena tempat bertapa Ki Cakrajaya telah menjadi hutan dan semak belukar. Untuk memudahkan pencarian, hutan dan semak belukar itu dibakar oleh Sunan Kalijaga dan Ki Cakrajaya ikut terbakar di dalamnya. Ajaibnya, Ki Cakrajaya tidak tewas oleh peristiwa itu, tetapi kulitnya gosong (geseng). Oleh karena itulah ia kemudian dikenal pula dengan sebutan Sunan Geseng. Oleh karena terbakar sehingga gosong (geseng) itu Sunan Kalijaga berusaha memandikan Ki Cakrajaya. Ia pun mencari mata air di tengah hutan itu. Kebetulan ia melihat seekor kijang sekarat yang berlari. Sunan Kalijaga mengikuti jejak kijang tersebut. Akhirnya kijang tersebut sampai di sebuah mata air yang jernih. Kijang itu pun meminum air dari mata air itu. Kijang yang tengah sekarat itu tiba-tiba menjadi sehat atau hidup kembali. Sunan Kalijaga pun memandikan Ki Cakrajaya di mata air itu. Ki Cakrajaya yang telah gosong dan dalam kondisi pingsan itu pun akhirnya sehat dan bugar kembali. Berdasarkan hal itulah maka mata air itu kemudian oleh Sunan Kalijaga dinamakan Sendang Banyu Urip. Banyu artinya air dan urip artinya hidup. Jadi, Sendang Banyu Urip memang telah memberikan penghidupan.

Galeri Foto

Sendang banyu urip

 

Sendang banyu urip1

 

Sendang banyu urip2

 

Sendang banyu urip3

 

sebagai Sendang Banyu Urip dalam cabang Cerita Rakyat