Cupu Panjolo

 

Alamat
Ds Girisekar Kel.Girisekar PANGGANG GUNUNGKIDUL

-8.037716,110.464212

 

Menurut cerita keberadaan Cupu Panjolo terkait dengan Sunan Kalijaga. Dikisahkan, salah satu murid Sunan Kalijaga kehilangan anaknya di laut. Oleh Sunan, agar murid itu dapat menemukan muridnya maka diberi petunjuk agar berpuasa selama tujuh hari tujuh malam. Setelah selesai berpuasa, disuruh mencari di laut dengan membawa nasi segenggam dan jala. Murid itu pun mematuhi petunjuk Kanjeng Sunan Kalijaga. Setelah melakukan puasa selama tujuh hari tujuh malam, murid itu pergi ke pantai dengan membawa kelengkapan yang disyaratkan. Ketika ia melempar jala ke arah laut, lalu ia menemukan anaknya tersangkut di jala dan membawa beberapa barang berharga, salah satunya cupu. Sang anak kemudian dinamakan Kyai Panjolo (dari kata jala), karena ditemukan dengan jala oleh bapaknya di laut. Dalam kisah pewayangan, keberadaan Cupu Panjolo tidak jauh berbeda dengan cupu manik Astagina yang diberikan Batara Surya kepada Dewi Windradi. Karena rasa cintanya yang begitu besar pada anaknya, Dewi Anjani, Dewi Windradi mengabaikan pesan Bhatara Surya dan memberikan pusaka kedewataan Cupumanik Astagina kepada Anjani. Padahal ketika memberikan Cupumanik Astagina kepada Dewi Windradi, Bhatara Surya telah berwanti-wanti untuk jangan sekah-kali benda kedewatan itu ditunjukkan apalagi diberikan orang lain, walau itu putranya sendiri. Kalau pesan itu sampai terlanggar, sesuatu kejadian yang tak diharapkan akan terjadi.

Galeri Foto

Desa girisekar 1

 

Desa girisekar 2

 

Desa girisekar 3

 

sebagai Cupu Panjolo dalam cabang Cerita Rakyat