Kyai Guno Mrico Cikal Bakal Kampung Mrican

 

Alamat
Ds Giwangan Kel.Giwangan UMBULHARJO YOGYAKARTA

-7.8144594,110.385246

 

Kyai Guno Mrico di Kampung Mrican juga dikenal dengan sebutan Mbah Guno Mrico. Mengenai latar belakang sejarah hidupnya tidak terlalu gamblang. Menurut jurukunci setempat yang bernama Supangat (49) tokoh ini hidup sezaman dengan Panembahan Senapati yang letak keratonnya berada di sisi timur-utara dari kompleks makam Kyai Guno Mrico. Disebut-sebut beliau pernah menjadi teman seperguruan Panembahan Senapati. Akan tetapi tidak jelas juga, berguru kepada siapakah mereka berdua ini. Nama Kyai Guno Mrico ini akhirnya dijadikan nama Kampung Mrican, Giwangan. Nama Mrican diambilkan dari nama belakangnya, Mrico. Selain dijadikan nama kampung, namanya juga dijadikan nama jalan di kampung tersebut. Hal ini juga menjadi petunjuk bahwa Kyai Guno Mrico merupakan pepunden atau cikal bakal dari Kampung Mrican. Artinya, sangat dimungkinkan bahwa Kyai Guno Mrico adalah orang yang pertama kali atau yang dianggap pertama kali membuka wilayah ini menjadi sebuah perkampungan. Kecuali digunakan sebagai nama kampung dan nama jalan, bentuk penghormatan kepada Kyai Guno Mrico juga dilakukan dengan mengadakan upacara nyadran (ziarah kubur secara masal). Nyadran ini umumnya dilakukan pada bulan Jawa yang bernama Ruwah, Mulud, dan menjelang Lebaran. Khusus untuk 2-3 hari menjelang Ramadan diadakan kenduri ketupat sebagai simbol bahwa semua warga mengakui lepat ‘kesalahan/dosa’ mereka masing-masing. Oleh karena itu mereka saling memaafkan dengan sesama. Juga memohonkan maaf pada saudara-saudar atau kerabat yang telah meninggal dan dimakamkan di kompleks makam Kyai Guno Mrico, khususnya pada arwah Kyai Guno Mrico sebagai cikal bakal kampong Mrican.

Galeri Foto

Desa Giwangan

 

sebagai Kyai Guno Mrico Cikal Bakal Kampung Mrican dalam cabang Cerita Rakyat