Museum Batik Dan Sulaman Yogyakarta

 

Alamat
Jl. Dr. Sutomo No.13 A Ds. Bausasran RT.49/RW X11 Kec. Danurejan Yogyakarta

-7.796,110.377535

 

Museum Batik didirikan atas prakarsa Hadi Nugroho, kemudian di Resmikan oleh Kantor Wilayah Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal 12 Mei 1977.

Koleksi sulam karya Ibu Dewi Nugroho yang salah satu diantaranya mendapat penghargaan MURI sebagai sulaman terbesar dengan ukuran 390cm x 90cm.

Koleksi kain panjang, koleksi sarung, koleksi motif, peralatan membatik seperti canting tulis, canting cap, bahan warna tradisional, malam batik (lilin), dan parafin.

Koleksi unggulan antara lain sarung isen-isen (antik), sarung, kain isen-isen (antik), sarung isen-isen kelengan (antik).

Koleksi sebanyak 1.259 buah, meliputi 500 lembar kain batik, 600 jenis cap batik, 124 canting, & 35 koleksi alat.

Koleksi museum ini terdiri berbagai batik gaya Yogyakarta, Solo, Pekalongan, dan gaya tradisional lainnya dalam bentuk kain panjang, sarung, dan sebagainya. Motifnya kebanyakan berupa motif pesisiran, pinggiran, terang bulan, dan motif esuk-sore.

 

Beberapa koleksinya yang terkenal antara lain: Kain Panjang Soga Jawa (1950-1960), Kain Panjang Soga Ergan Lama (tahun tidak tercatat), Sarung Isen-isen Antik (1880-1890), Sarung Isen-isen Antik (kelengan) (1880-1890) buatan Nyonya Belanda EV. Zeuylen dari Pekalongan, dan Sarung Panjang Soga Jawa (1920-1930) buatan Nyonya Lie Djing Kiem dari Yogyakarta. Semua koleksi yang ada dalam museum ini diperoleh dari keluarga pendiri Museum Batik Yogyakarta. Koleksi tertuanya adalah batik buatan tahun 1840.

Galeri Foto

Museum batik dan sulaman yogyakarta

 

Museum batik dan sulaman yogyakarta1

 

Museum batik dan sulaman yogyakarta2

 

Museum batik dan sulaman yogyakarta3

 

Museum batik dan sulaman yogyakarta4

 

sebagai Museum Batik Dan Sulaman Yogyakarta dalam cabang Museum