Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Yogyakarta

 

Alamat
Jl. Solo Ds. Kompleks Lanud Adisucipto Maguwo Kec. Banguntapan Bantul

-7.788756,110.017

Pemilik/Pengelola
Dinas Sejarah Angkatan Darat

Tahun berdiri
1969

 

Pada tanggal 4 April 1969 diresmikan berdirinya Museum Pusat Angkatan Udara Republik Indonesia oleh Menteri Panglima Angkatan Udara Laksamana Udara Roesmin Nurjadin yang berlokasi di kawasan Markas Komando Wilayah Udara V (Makowilu) Jalan Tanah Abang Bukit Jakarta Pusat. Sebelumnya,  bertepatan dengan Hari Bakti TNI AU tanggal 29 Juli 1968 di Lembaga Pendidikan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) Bagian Udara Yogyakarta yang saat ini bernama Akademi Angkatan Udara (AAU) telah diresmikan berdirinya Museum Pendidikan Karbol oleh Men/Pangau Laksdya Udara Roesmin Nurjadin. Upaya-upaya untuk mengintegrasikan kedua museum tersebut mulai dilakukan. Lokasi yang direncanakan adalah Yogyakarta, dengan dasar pertimbangan penentuan lokasi museum berada di Yogyakarta adalah sebagai berikut :

Pada tahun 1945-1949 Yogyakarta memegang peranan penting sebagai tempat lahir dan pusat perjuangan TNI Angkatan Udara.

Yogyakarta adalah tempat penggodokan Taruna-taruna Angkatan Udara(Karbol) sebagai calon  perwira TNI AU.

Perlu pemupukan semangat minat dirgantara, nilai-nilai 45 dan tradisi juang TNI AU yang mengacu  pada semangat Maguwo.

 

Atas dasar pertimbangan tersebut, Kepala Staf TNI Angkatan Udara mengeluarkan keputusan No. Kep/11/IV/1978 tanggal 17 April 1978 yang menetapkan bahwa Museum Pusat AURI yang semula berkedudukan di Jakarta dipindahkan ke Yogyakarta, diintegrasikan dengan Museum Pendidikan/Museum Karbol menjadi Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala dengan memanfaatkan bekas gedung Link Trainer yang berada di kawasan kesatrian AKABRI Bagian Udara. Operasi boyong perpindahan benda-benda koleksi museum dari Museum Pusat AURI di Jakarta ke Yogyakarta (AKABRI Bagian Udara) telah mulai sejak Nopember 1977. Penyempurnaan selanjutnya setelah pengintegrasian adalah keluarnya Keputusan Kasau Nomor : Skep/04/IV/1978 tanggal 17 April 1978, tentang pemberian nama Museum Pusat TNI AU ”Dirgantara Mandala”.  Hal ini dilaksanakan bersamaan dengan peresmian Museum Sekbang Pertama 1945 yang berlokasi di dekat Base Ops Lanud Adisutjipto.

Koleksi museum ini terbagi dalam beberapa ruang, antara lain Ruang Jenderal Sudirman, Ruang Letjen Urip Sumoharjo, Ruang Palagan, Ruang Senjata Modal Perjuangan Kemerdekaan, Ruang Dapur Umum, Ruang Alat Perhubungan dan Kesehatan, Ruang Panji-Panji, Ruang Gamad yang berisi berbagai tanda kehormatan bintang dan satya lencana, Ruang Peristiwa-Peristiwa Pemberontakan, Ruang Pahlawan Revolusi, Ruang Penumpasan G 30 S/PKI dan Ruang Orde Baru. Jumlah koleksi sekitar 1159 buah

Galeri Foto

Museum dirgantara TNI AU 1

 

Museum dirgantara TNI AU 10

 

Museum dirgantara TNI AU 2

 

Museum dirgantara TNI AU 3

 

Museum dirgantara TNI AU 4

 

Museum dirgantara TNI AU 5

 

Museum dirgantara TNI AU 6

 

Museum dirgantara TNI AU 7

 

Museum dirgantara TNI AU 8

 

Museum dirgantara TNI AU 9

 

sebagai Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Yogyakarta dalam cabang Museum