SERAT NAWAWI

 

Alamat

Jl. Pangurakan No.6, Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55122

Lokasi simpan
Museum Sonobudoyo

-7.802715,110.363956

Pemilik/Pengelola
Museum Sonobudoyo

 

PB A.38  172 Bhs jawa Aks Jawa Macapat  Rol 62 no.1

Cerita Sultan Ibrahim di Bulkiyah mengoda petani miskin, tetapi tidak berhasil, bahkan Sultan Ibrahim mendapatkan pelajaran daripadanya. Setelah mendapatkan pelajaran dari petani miskin tersebut Sultan Ibrahim menyadari betapa kerdilnya manusia terhadap Tuhan, termasuk diri Sultan Ibrahim. Begitu terpesonanya terhadap kebesaran Tuhan, nampaklah Sultan Ibrahim seperti orang gila atau majenun. Dengan ketekunan Sultan Ibrahim dapat memahami ajaran Islam dan mencapai tingkatan Waliyullah.

Naskah ini satu versi dengan naskah MSB/L231 tetapi berbeda sedikit dengan edisi Nawawi yang diuraikan dalam pretelan I:405-408. Perbedaan tersebut terdapat pada awal cerita yang mengisahkan sejak Nabi Adam; barulah pupuh ketiga teks Nawai cetak mulai dengan naskah ini.

Buku Nawawi atau Imam Nawawi pernah dibahas dalam Poerbatjaraka 1950:100-102.  Dari pembahasan ini diambil kesimpulan akan adanya dua versi,yakni terdapat dalam MS BG no 597 dan MS BG no 229. Apabila naskah naskah itu dibandingkan dengan naskah MSB/L330, maka diketahuibahwa teks naskah ini mengandung versi yang lain lagi. Kesimpulannya korpus antara Nawawi terdiri dari paling sedikit tiga versi (resensi) yang berbeda. Menurut Pigeoud I:100, Serat Nawawi merupakan kutipan dari berbagai buku Bustan as-Salatin tulisan Al Raniri. Untuk naskah lain Serat Nawawi, lihat manuskrip 258 carikan dari perpustakaan Radya Pustaka (Girardet 31095).

 

Naskah ini tidak terdapat kolofon, sehingga sulit untuk menuntut siapa penulis/pengarang naskah aslinya,kapan ditulis dan dimana. Satu satunya keterangan dalam naskah ini dapat kita baca pada h.i yang berbunyi “Serat Nawawi,anyaritosaken lelampahipun Sultan Ibrahim ing negri Buikiyah. Ing Timuran tanggal kapig 18 ing wulan dulkangidah,tahun Je, angka 1831 utawi 18 ing wulam maret taun 1911. Kaserat nawawi gadahipun Mngunsuwito”. Maka diketahui tanggal dan tempat penyaliinan naskah. Mangunsuwita yang dikatakan memiliki naskah,barangkali menurunkannya pula.

Galeri Foto

DSC04562 JPG

 

DSC04563 JPG

 

PBA38  00002

 

PBA38  00086

 

PBA38  00168

 

sebagai SERAT NAWAWI dalam cabang Naskah Kuno