SEH MARDAN saha SERAT LOKAPALA

 

Alamat

Jl. Pangurakan No.6, Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55122

Lokasi simpan
Museum Sonobudoyo

-7.802715,110.363956

Pemilik/Pengelola
Museum Sonobudoyo

 

PB C.20  285  Bhs jawa Aks Jawa Macapat  Rol 129 no.6

1.Seh Mardan (Serat Endraraja) (1-157). Menurut sinopsis Tanojo, teks ini “anyariosaken lelampahipun raja putro ing negri Darulkastana, anama Sekh Mardam inggih Sekh Endrajaja, wiwit maguru ngelmi kikmat,tuwin ngangenipun lelena ajajah purung, ngantos saged dhaup kaliyan para putrinipun Nata ing pundi-piundi nagari. Dalah piwulang lan pamejengenipun Sekh Endrajaya dhateng para garwa inggih kawrat ing dalem cariyos puniko.”

Teks naskah ini seredaksi dengan edisi cetak (semarang ; van Dorp 1868, 1873), genap 23 pupuh, bahkan persis sama, sehingga kemungkinan naskah ini turunan dari edisi cetak. Uraian ceritanya serta daftar pupuh dapat dibaca pada  Pretelan I:161-164. Menurut kolofon (h.1),teks ini digubah oleh R. Panji Astranegara, di Kudus, bulan Mei 1866. Bandingkan dengan naskah MSB/L320. Naskah lain dengan judul Serat Endrajaya juga ada, ialah Lor 2296, tetapi teks itu merupakan versi yang berbeda dengan MSB/L319. Redaksi Lor 2296 itu lebih panjang dengan jumlah pupuh sebanyak 34 ( Drewes 1975:6)

Cerita Seh Mardan yang konon dari India atau Persia ternyata cukup populer dalam khasanah sastra nusantara dan tetap digarap dalam beberapa bahasa daerah, termasuk Makasar (Mathes 1884), Bugis (van Ronkel 1921:130), Sasak ( Brades II:31-34), Melayu (Drewes 1975:1-16) dan Jawa.

2.Serat Lokapala (157-285). Silsilah dari Nabi Adam sampai Brawijaya IV. Diteruskan sejarah Lokapala, Ngalengka dengan Dasamuka. Akhirnya dewa wisnu menjelma pada Dasarata raja Ayodya. Melihat kalimat pertama tiap pupuh, maka teks naskah ini sama dengan edisi yang diuraikan pada Pretelan I:475-478, Pupuh 1-21, yaitu karangan R.Ng. Sindusastra, Surakarta atas prakarsa K.P.A. Purubaya. Tentang Serat Lokapala ini lihat keterangan korpusnya MSB/L32.

Tahun penyalinan kedua teks ini tidak disebut sebut. Namun dengan melihat jenis kertasnya dapat diperkirakan naskah disalin sekitar permulaan abad ke-20. Tempat penyalinan tidak diketahui.

Galeri Foto

DSC04592 JPG

 

PBC17 00009

 

PBC17 00028

 

PBC17 00043

 

sebagai SEH MARDAN saha SERAT LOKAPALA dalam cabang Naskah Kuno