SERAT PARTA YAGNA : Parta Krama saha Srikandhi Maguru Manah

 

Alamat

Jl. Pangurakan No.6, Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55122

Lokasi simpan
Museum Sonobudoyo

-7.802715,110.363956

Pemilik/Pengelola
Museum Sonobudoyo

 

SB 34  318  Bhs  Jawa  Aks  Jawa Macapat  Rol 49  no. 2

Saduran cerita dari siklus wayang purwa dikembangkan dalam bentuk tembang macapat. Alur cerita Serat parta Yagnya ini merupakan adaptasi dari beberapa lakon, termasuk : Lokapala, Parta Karma, Srikandi Maguru Manah, Sembadra Larung dan Cekel Endralaya, dan dalam keseluruhannya  menceritakan hidup matinya tokoh wayang Arjuna (Parta).

 

Naskah ini memuat sebagian dari seluruh cerita ini, mulai  dari kisah perkawinan Arjuna dan Wara Subadra. Rencana perkawinan terhalang dengan adanya lamaran Burisrawa dari Astina, Prabu Kaladenta dari Ngambarmuka, dan Prabu Sinduggarba dari Garbaruci. Dengan adanya lamaran baru itu, ahirnya maskawin diubah menjadi 100 ekor pancal putih, penggerak naik kereta emas diiringkan raksasa, kusir dan serati dewa, patah dewa yang tampan, gamelan berbunyi diudara, kembang mayang Dewadaru, apsari serba berlebih keindahannya. Dengan perjuangan dan peperangan tanpa menyerah, ahirnya Arjuna / Patra berhasil mengatasi semua rintangan. Parta menikah dengan Wara Subadra. Kemudian kisah dilanjutkan dengan kisah Srikandi Maguru Manah, tetapi hanya 13 pupuh, kemudian berahir sebelum cerita selesai.

Galeri Foto

PBG 7 0002r JPG

 

PBG 7 0106r JPG

 

PBG 7 0214v JPG

 

sebagai SERAT PARTA YAGNA : Parta Krama saha Srikandhi Maguru Manah dalam cabang Naskah Kuno