Kesenian

 

Cabang dari pohon budaya Kesenian

 

Kesenian merupakan ekspresi jiwa masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta yang lahir dalam bentuk tembang, permainan dan berbagai karya seni. Ekspresi jiwa ini tumbuh dan berkembang seiring perjalanan zaman. Kesadaran-kesadaran tentang identitas kebudayaan yang berakar dari sejarah panjang masih melekat.

Perjalanan kesenian ini seperti alur pepohonan yang setiap kali tumbuh dan berkembang. Tembang ataupun dongeng yang berasal dari masa peradaban Mataram Islam, Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat bahkan masa peradaban Mataram Kuno masih tetap terpelihara sebagai akar kesenian yang adi luhur. Mitologi, filosofi dan beberapa bentuk kesenian tradisi masih menjiwai perkembangan kesenian di Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Selain itu kesenian di Daerah Istimewa Yogyakarta juga muncul akibat pengaruh masa-masa kolonialisme. Baik hadir sebagai bentuk kritik dari kolonialisme maupun lahir dari pengaruh kebudayaan yang dibawa oleh bangsa yang ber-ekspansi di pulau Jawa. Kesenian ini menjadi warna dari wajah Daerah Istimewa Yogyakarta dan menjadi cabang  pohon kebudayaan yang akhirnya akan menompang ranting-ranting, daun-daun hijau dan bunga aneka warna.