Jejak Revolusi Perjuangan

 

Daerah Istimewa Yogyakarta lahir, salah satunya berkat Revolusi Perjuangan masyarakatnya. Kelahiran Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai bentuk propinsi yang memiliki sistem pemerintahan di bawah negara Indonesia bukanlah sebuah proses yang singkat. Berawal dari tatanan yang dipengaruhi oleh sistem kerajaan Mataram Islam hingga Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang telah mempunyai pemerintahan sendiri berubah menjadi bentuk lembaga sistemik yang demokratis.

Masa Revolusi Perjuangan merupakan perwujudan bakti rakyat untuk mendapatkan kemerdekaannya atas tanah yang telah diduduki dan saat ini kita menyebutnya Indonesia. Tidak hanya bentuk perubahan sistem secara politik yang bisa kita rasakan akibat Revolusi Perjuangan akan tetapi Revolusi Perjuangan juga mempengaruhi nilai-nilai kebudayaan, dan nilai-nilai ideologi yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jejak Revolusi Perjuangan ini bisa kita lihat dengan beberapa bangunan dan museum peninggalan-peninggalan para pejuang dan pahlawan. Bangunan dan museum ini sengaja didirikan sebagai bukti bahwa kelahiran Daerah Istimewa Yogyakarta tidak hanya bagian dari perjalanan tradisi akan tetapi juga bagian dari kesadaran akan kemerdekaan, kebebasan, keadilan dan persatuan.

 

Daftar jejak revolusi perjuangan yang ada di Yogyakarta

Kode

Nama

Lokasi

 
5.2.a
Serangan Belanda dilapangan terbang Gading

Gading Playen Gunungkidul

5.2.b
Perjuangan Batalyon 151 di Desa Serut Pejuang

Serut Madurejo Prambanan

jejak revolusi perjuangan berada dalam cabang Ngayogyakarta Hadiningrat