Tugu Jam

 

Alamat

Ngupasan Gondomanan Yogyakarta

-7.799483,110.364868

Pemilik/Pengelola
Pemerintah Daerah

 

Merupakan penanda waktu yang didirikan pada tahun 1918 pada masa Kolonial Belanda, sebagai persembahan masyarakat Belanda kepada pemerintahnya untuk memperingati satu abad kembalinya Pemerintahan Kolonial Belanda dari Pemerintahan Inggris yang sempat berkuasa di Jawa, pada awal abad 19. Orang-orang menyebutnya sebagai Ngejaman karena memang di situ, ada sebuah jam kota atau disebut stadsklok dalam bahasa Belanda. Tugu jam tersebut berada di sebelah utara Gedung Agung dan Gereja tua Marga Mulya. Alas jam ini memiliki ketinggian sekitar 1,5 meter dari permukaan jalan dengan diameter jam kurang lebih 45 cm.

Jam ini digerakkan oleh sistem pegas yang harus diputar setiap waktu tertentu. Secara sukarela dan bergantian warga sekitar Ngejaman memutar pegas jam suapaya tetap bergerak demi kepentingan umum.

 

 

Gambar dan bangunan di buat oleh Ir. P.A van Holm. Berdasarkan catatan rapat Majelis Jemaat pada tanggal 24 Juli 1857 disebutkan bahwa pembangunan gedung gereja sudah berjalan dengan baik meskipun belum selesai seluruh-nya dan masih diperlukan biaya untuk penyelesaian pembangunan gedung gereja dan pengadaan peralatan atau perabot gereja. Untuk kebutuhan tersebut pendeta pendeta memutuskan mencari dana warga jemaat dan pinjaman dari Dana Diakonia. Pemerintah juga telah ikut membantu pembangunan gedung gereja. Hal ini terbukti dari adanya surat dari pihak gereja tertanggal 29 Mei 1857 yang meminta bantuan pemerintah dan berhasil. Dari Dana Diakonia mendapat pinjaman uang sejumlah f 700. Dari catatan yang ada diperoleh keterangan bahwa gedung gereja sungguh-sungguh dibangun atas biaya swadaya anggota jemaat. Hal itu terbukti dari laporan opster G.R Lavalette untuk memberikan perhitungan dan pertanggung-jawaban dari dana-dana yang telah diterima lengkap dengan daftar sumbangan yang telah dipakai habis untuk pembiayaan pembangunan gedung gereja

Galeri Foto

Tugu jam

 

Tugu jam1

 

Tugu jam2

 

Tugu jam3

 

sebagai Tugu Jam dalam cabang Kolonialisme