Masjid Saka Tunggal Tamansari

 

Alamat

Patehan Patehan Kraton Yogyakarta

-7.81,110.36

Pemilik/Pengelola
Kasultanan Yogyakarta

Tahun berdiri
1973

 

Menurut prasasti yang tertera pada dinding depan, Masjid Soko Tunggal diresmikan pada hari Rabu Pon tanggal 28 Februari 1973 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Masjid ini selesai dibangun pada hari Jumat Pon tanggal 21 Rajab tahun Be dan ditandai dengan candrasengkala "Hanembah Trus Gunaning Janma" 1392 H atau 1 September dengan suryasengkala "Nayana Resi Anggatra Gusti" 1972 M.

Masjid Saka Tunggal disebut demikian karena memang hanya memiliki saka (tiang utama) berjumlah satu batang. Tiang utama ini disangga oleh alas tiang yang dinamakan umpak. Umpak dari saka ini berasal dari petilasan Keraton Mataram Kerta di Kerta, Pleret, Pleret, Bantul. Bangunan masjid berbentuk joglo. Joglo umumnya memiliki saka guru berjumlah empat buah. Akan tetapi bangunan joglo pada Masjid Saka Tunggal ini secara unik hanya memiliki satu saka guru saja.

Luas bangunan masjid ini kira-kira 8 m x 12 m. Masjid dilengkapi dengan gapura berbentuk padureksa di sisi utaranya sebagai pintu utama untuk memasuki kompleks masjid. Halaman masjid ini relatif sempit karena keletakannya berada dalam satu kompleks pemukiman yang padat. Cat yang mendominasi bangunan Masjid Saka Tunggal adalah cat warna kuning gading. Tegel dari lantai masjid ini juga berwarna kuning. Sementara saka tunggalnya berwarna cokelat karena dipolitur.  

Galeri Foto

Masjid sokotunggal tamansari

 

Masjid sokotunggal tamansari1

 

Masjid sokotunggal tamansari2

 

Masjid sokotunggal tamansari3

 

Masjid sokotunggal tamansari4

 

Masjid sokotunggal tamansari5

 

Masjid sokotunggal tamansari6

 

sebagai Masjid Saka Tunggal Tamansari dalam cabang Mataram Islam