Masjid Suronatan

 

Alamat

Ds. Keraton Kadipaten Kraton Yogyakarta

-7.802,110.359

Pemilik/Pengelola
Pengurus Ranting Muhammadiyah Suronatan

Tahun berdiri
1940

 

Sebelum tahun 1940  (tanggal, tahun lupa), seseorang bernama Amat Djohar mewakafkan tanahnya seluas ± 100 m² untuk langgar/ surau Suronatan. Surau dibangun dengan bentuk rumah dari bambu, ada tempat pengimaman.

Menginginkan Masjid Taqwa yang besar/ megah. Mereka membantu yang tua mencari dana dan tahun 1961 dilaksanakan pengecoran besar-besaran pembangunan Masjid Taqwa, sehingga nampak seperti sekarang.

Namun sebelah timur dan utara masjid belum seperti sekarang, masih rumah-rumah penduduk. Dengan lobby yang baik yang dilaksanakan oleh juragan batik kaya di Suronatan, ialah Bapak H. Moh. Kusnan, dan di Notoprajan ialah Bapak H. Moh. Djalal, tanah-tanah tersebut dibeli dan diwakafkan untuk Masjid Taqwa, sehingga yang dahulu luasnya 100 m² menjadi ± 1.500 m².

Secara bertahap kemudian  dibangun Gedung Pesantren Masjid Taqwa. Tahun 1978 dibangun Gedung Asana Muda (utara Gedung Pesantren), kerjasama dengan Rukun Kampung Suronatan dengan bantuan desa tahun 1978 s/d 1981, termasuk gedung sayap timur Gedung Pesantren (dua lokal). Tahun 1982 Takmir membangun ke utara dari dua lokal tersebut.

 

Tahun 1970 didirikan Akademi Da’wah Muhammadiyah , menempati ruang atas serambi Masjid Taqwa. Tahun 1980 menjadi Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah. Tahun 1995 PUTM pindah tempat. Tahun 1999 tempatnya dipakai untuk Pondok Pesantren Masjid Taqwa Suronatan.

Galeri Foto

Masjid suronatan

 

Masjid suronatan1

 

Masjid suronatan2

 

Masjid suronatan3

 

Masjid suronatan4

 

Masjid suronatan5

 

sebagai Masjid Suronatan dalam cabang Mataram Islam