Makam Syeh Bela Belu

 

Alamat

Jl. Parangrtritis Ds. Mancingan Parangtritis Kretek Bantul

Lokasi simpan
-8,006375

-8.006375,110.317704

Pemilik/Pengelola
Masyarakat

 

Menurut cerita Syech Bela-Belu adalah bangsawan dari Kerajaan Majapahit yang giat menyebarkan agama Islam,  sering berpindah-pindah dari daerah satu ke daerah lainnya di Pulau Jawa. Ketika sampai di Parangtritis, dirinya memutuskan untuk menetap sampai akhir hayatnya dan dimakamkan di atas bukit oleh pengikutnya,

Di dekatnya ditemukan sebuah lempengan batu hitam bergambar ilir (semacam kipas dari anyaman bamboo) dan iyan (semacam tampah yang juga terbuat dari anyaman bamboo). Dimana iyan dan ilir adalah alat untuk mendinginkan nasi, yakni setelah nasi diler di tampah barulah dikipasi dengan kipas tadi.

Kejadian atas temuan inipun kemudian diberitahukan kepada Sri Sultan. Dan dilihat dari diketemukannya gambar ilir dan iyan, Sri Sultan pun kemudian menetapkan bahwa kuburan itu adalah makamnya Syeh Bela Belu. Sedangkan yang di sebelahnya adalah makam adiknya Kyai Dami (Gagang) Aking, yang juga terkenal akan tapa tanpa henti hingga lupa akan makan dan minum.

Karena kesungguhan Syekh Bela Belu dan juga Kyai Gagang Aking dalam melakukan tapa, maka keduanya kemudian bisa mencapai apa yang dicita-citakan, yaitu pencerahan.

Kemudian atas perintah Sri Sultan pulalah makam di Gunung Bantheng ini kemudian dicungkup kayu jati. Bagian luarnya dilapisi menggunakan batu hitam dan atasnya dilangse. Kini, makam dijaga oleh abdi dalem keraton yang juga adalah penjaga makam dari Syekh Maulana.

 

Selain kisah di atas, Syekh Bela Belu serta adiknya Syekh Dami Aking juga diyakini sebagai murid dari Sunan Kalijaga, yang diperintahkan untuk melakukan tapa di sebuah tempat yang kemudian dikenal sebagai Pertapaan Lemah Putih, yang sangat melegenda di daerah Nganjuk, Jawa Timur.

Galeri Foto

Makam syech belabelu

 

Makam syech belabelu1

 

Makam syech belabelu2

 

Makam syech belabelu3

 

Makam syech belabelu4

 

sebagai Makam Syeh Bela Belu dalam cabang Mataram Islam